3.1. Memahami pengetahuan tentang jenis, sifat, karakter dan teknik pengolahan serat dan tekstil.
4.1. Memilih jenis bahan dan teknik pengolahan serat dan tekstil yang sesuai dengan potensi daerah setempat (misal: rumput/ilalang, kapas, bulu domba, kulit kayu, kain, tali plastik dan lain-lain).
Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan,” (QS An-Nahl: 5).
Sementara tekstil merupakan semua hal yang berbahan dasar kain dan terkait dengan bahan serat yang telah diolah dan digabungkan.





BAHAN TEKSTIL ORGANIK
Merupakan bahan tekstil atau kain yang diolah langsung dari serat-serat alami atau mengalami percampuran dengan bahan organik lainnya.
Berikut ini adalah jenis-jenis bahan tekstil organik.
BAHAN TEKSTIL SINTETIS
Merupakan bahan tekstil atau kain yang diolah langsung dari serat-serat yang dibuat dari bahan mineral atau pun bahan kimia yang kadang dicampur dengan bahan yang lain baik alami atau sintetis.
Berikut ini adalah jenis-jenis bahan tekstil sintetis
BAHAN TEKSTIL MEMILIKI KARAKTERISTIK:
Tekstur
Kasar atau halus, karena setiap bahan memiliki serat yang berbeda jadi tingkat kasar dan halusnya berbeda.
Elastisitas
Kaku dan lentur, kerena setiap kain memiliki serat yang memiliki tingkat elastisitas yang berbeda-beda.
Kekuatan
Ada bahan yang kuat dan ada yang mudah terkoyak.
Reaksi dengan zat lain
ada yang mudah terbakar, ada yang mudah menyerap keringat.
BAHAN TEKSTIL MEMILIKI FUNGSI:
FUNGSI HIAS
Kain berfungsi untuk membuat jadi indah dan sebagai dekorasi baik ruangan atau tubuh kita.
FUNGSI SANDANG
Digunakan sebagai pakaian atau kebutuhan pakai/fashion.
FUNGSI RITUAL
Digunakan untuk kebutuhan kegiatan spiritual atau magis.
FUNGSI SIMBOLIK
Digunakan untuk kebutuhan penanda atau sebagai identitas dari suatu budaya atau bangsa.
SELAMAT DATANG
0
Hubungi kami